GEMARAYA, Takalar – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye disebut memanen cabai bersama petani di Dusun Panaikang, Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar. (22/09/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ia berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi dan kendala yang mereka hadapi dalam budidaya cabai.
Berdasarkan bahan yang diterima redaksi, salah seorang petani menyampaikan keterbatasan pompa air sebagai salah satu kebutuhan untuk memenuhi pengairan tanaman.
Daeng Manye kemudian disebut merespons kebutuhan tersebut dengan memenuhi permintaan pompa air bagi para petani.
“Spontanitas kami penuhi permintaan mereka. Esok harinya saya minta diantarkan pompa tersebut,” ujar Daeng Manye dalam bahan sumber.
Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye juga menyampaikan apresiasi kepada petani yang tetap mengembangkan komoditas cabai.
Ia menyebut hasil panen cabai di lokasi tersebut dijual dengan harga Rp50 ribu per kilogram.
“Alhamdulillah bisa panen cabai dengan masyarakat Desa Moncongkomba. Mereka menjual cabai Rp50 ribu per kilogram,” katanya.
Ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan petani dalam pengembangan tanaman cabai di lokasi tersebut.
Respons berupa pemenuhan kebutuhan pompa air disebut menjadi tindak lanjut atas persoalan yang disampaikan saat pertemuan.
Dampak lebih lanjut dari penggunaan pompa tersebut terhadap produksi dan keberlanjutan budidaya cabai belum diketahui berdasarkan informasi yang tersedia.
Redaksi juga belum memperoleh keterangan independen mengenai waktu penyerahan dan spesifikasi pompa yang dimaksud. [D’Kawang]







