GEMARAYA, Takalar – Dari lingkungan kerja Pabrik Gula Takalar PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Fajar bersiap melanjutkan studi ke University of Auckland, Selandia Baru.
Langkah tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengembangan diri yang ia tempuh setelah menjalani pengalaman kerja di unit pabrik gula tersebut.
Bagi Fajar, melanjutkan studi bukan sekadar mengejar gelar. Ia melihat proses belajar sebagai cara untuk memperluas wawasan dan menjaga pengalaman yang telah dimiliki tetap relevan dengan tantangan yang terus berubah.
“Belajar terus-menerus itu bukan karena kita kurang pintar, tetapi agar pengalaman yang kita punya tetap relevan dengan tantangan baru,” ujar Fajar, Asisten Manajer Unit Pabrik Gula Takalar PT SGN.
Kesempatan tersebut hadir melalui program persiapan studi PTPN yang memberikan ruang bagi karyawan untuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Program itu menjadi salah satu bagian dari perjalanan Fajar sebelum melangkah ke lingkungan akademik di University of Auckland.
Fajar mengatakan kesempatan tersebut juga menjadi ruang untuk membuktikan bahwa ia dapat bersaing meski berasal dari daerah.
“Saya berasal dari wilayah yang jauh. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa saya juga bisa bersaing,” katanya.
Dukungan dari rekan-rekan di Pabrik Gula Takalar turut menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Bagi Fajar, dukungan itu membawa kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk mewakili unit tempatnya bekerja.
“Mereka percaya saya bisa mewakili unit kami. Karena itu, harapan dan doa mereka juga tinggi,”ujarnya.
Pengalaman yang diperoleh selama bekerja di Pabrik Gula Takalar kini menjadi bekal yang dibawa Fajar untuk memasuki ruang belajar dengan perspektif yang lebih luas.
Bagi Fajar, dunia kerja bukanlah akhir dari proses belajar. Dari Takalar menuju Auckland, ia membawa pengalaman kerja dan dukungan rekan-rekannya sebagai bagian dari langkah untuk terus mengembangkan diri. [D’Kawang]
Sumber: PT. Sinergi Gula Nusantara (SGN)







