GEMARAYA, Gowa – DPD KNPI Kabupaten Gowa mendesak Pertamina mengaudit seluruh SPBU di Gowa. Desakan itu menyusul antrean panjang BBM yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat.
Ketua DPD KNPI Gowa, Alumnus Zainuddin, mengatakan pihaknya juga menemukan dugaan penyaluran BBM subsidi yang tidak sesuai peruntukan.
Menurut dia, penjualan BBM subsidi menggunakan jeriken masih ditemukan di sejumlah SPBU.
“Jatah subsidi di setiap SPBU harus diaudit secara menyeluruh,” kata Zainuddin. (12/09)
KNPI Gowa juga meminta Pertamina memeriksa dugaan keterkaitan pemilik SPBU swasta dengan usaha pertambangan dan kontraktor. Hal itu dinilai perlu untuk memastikan penyaluran BBM subsidi sesuai ketentuan.
Selain audit, KNPI meminta Pertamina mengevaluasi data transaksi digital di SPBU. Data tersebut dinilai dapat digunakan untuk menelusuri pola penyaluran BBM subsidi.
KNPI juga mendesak penindakan terhadap SPBU yang terbukti menyalurkan BBM subsidi kepada pihak yang tidak berhak.
“Kami meminta Pertamina hadir dan memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan,”ujar Zainuddin.
KNPI Gowa menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut. Mereka mempertimbangkan aksi damai jika tidak ada langkah konkret dari Pertamina.
Hingga berita ini diterbitkan, Pertamina belum memberikan tanggapan atas desakan KNPI Gowa. [*]







