GEMARAYA, Takalar – Pembangunan jembatan beton di Desa Balangtanaya, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Kamis (30/7/2026), progres fisik proyek tersebut telah mencapai 47,15 persen.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang 15 meter, lebar 4 meter, bentang sungai 11 meter, dengan kedalaman sungai sekitar 2 meter. Infrastruktur ini diharapkan menjadi akses vital yang meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan 100 persen, meliputi pemasangan bowplank, galian biasa, pondasi sumuran sedalam 3 meter, lantai kerja bawah pondasi, pondasi abutment beton mutu K-350, serta pondasi beton pemecah arus berikut pilar penyangga.
Sementara itu, sejumlah pekerjaan lainnya juga terus berjalan. Pekerjaan pembersihan telah mencapai 91 persen, pemasangan cofferdam 90 persen, dropping material 66 persen, pembangunan dinding penahan dari batu kali 40 persen, urugan tanah kembali 26 persen, serta pemasangan baut angkur 22 persen.
Pembangunan jembatan tersebut melibatkan personel gabungan yang terdiri atas empat personel Yon TP, tujuh personel Kodim 1426/Takalar, satu personel Zibang, satu personel Pendim, serta mendapat dukungan dua warga setempat.
Seluruh rangkaian pekerjaan pada Kamis berlangsung lancar dengan dukungan kondisi cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore.
Kodim 1426/Takalar menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan pembangunan hingga tuntas sesuai target. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga, serta mendorong pemerataan pembangunan di Desa Balangtanaya dan wilayah sekitarnya. (*)







