GEMARAYA, Takalar – Video seorang warga memprotes dugaan perlakuan berbeda saat mengantre BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 1 menit 7 detik itu, warga tersebut mempertanyakan penggunaan kupon yang disebutnya membuat seorang anggota polisi dapat mengisi BBM di tengah antrean.
Warga itu menyebut kendaraan yang digunakan berpelat nomor pribadi dan mengisi BBM dua kali dengan kendaraan yang sama menggunakan kupon yang disebutnya milik Kapolres.
“Ini adalah diskriminasi. Kita semua punya kepentingan yang sama. Masa ada polisi yang dapat dengan alasan kupon,” ujar warga tersebut. (11/09/2026)
Ia juga mempertanyakan penggunaan kupon tersebut, termasuk apakah pengisian BBM untuk kepentingan dinas atau pribadi.
“Siapa yang bisa menjamin itu urusan dinas atau bukan? Kita semua punya hak yang sama,” katanya.
Video tersebut menuai beragam komentar warganet. Salah satunya menulis,
“Gas ketua.”
Lokasi pasti SPBU dalam video belum dapat dipastikan. Namun, informasi yang beredar menyebut peristiwa itu terjadi di Kabupaten Takalar.
Hingga naskah ini ditayangkan, Polres Takalar belum memberikan konfirmasi terkait pernyataan warga, termasuk soal penggunaan kupon yang disebut milik Kapolres untuk dua kali pengisian dengan kendaraan berpelat nomor pribadi.
Kebenaran dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi pihak kepolisian dan pengelola SPBU. [D’Kawang]







