Takalar, GEMARAYA – Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menjadi harapan baru bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem untuk memperoleh akses pendidikan berkualitas secara gratis dan berkelanjutan.
Mengenal Program Sekolah Rakyat Takalar dan Tujuannya
Program nasional tersebut dibahas dalam Talkshow “Takalar Menyapa” yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Takalar dengan menghadirkan Kepala SRMP 31 Takalar sebagai narasumber utama.
Dalam forum tersebut dijelaskan bahwa “SR”dijadwalkan mulai diluncurkan pada Juli 2025. Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kesempatan pendidikan yang layak, setara, dan berkualitas.
Kepala SRMP 31 Takalar menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, serta penguatan keterampilan hidup siswa.
“Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan pendidikan berkualitas kepada masyarakat kurang mampu agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik dan mampu keluar dari lingkaran kemiskinan,” ujarnya dalam talkshow tersebut.
Pemerintah pusat juga telah menetapkan sebanyak 53 titik lokasi SR di sejumlah daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi, mulai dari Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Papua hingga Jawa Timur.
Menariknya, seluruh SR menerapkan konsep boarding school atau sekolah berasrama. Para siswa nantinya akan mendapatkan fasilitas lengkap berupa tempat tinggal, konsumsi, seragam sekolah, perlengkapan belajar hingga pendampingan penuh dari tenaga pendidik.
Selain pendidikan formal, siswa juga akan dibekali keterampilan vokasi dan penguatan soft skills seperti kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, komunikasi, hingga manajemen waktu.
Pemerintah bahkan menggandeng perguruan tinggi dan dunia industri untuk mendukung pembinaan siswa setelah menyelesaikan pendidikan.
Untuk mendukung keberlangsungan program, pemerintah mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar untuk setiap sekolah. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur, operasional pendidikan, serta pemenuhan kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.
Syarat Pendaftaran Siswa Sekolah Rakyat Takalar
Dalam kesempatan itu, Kepala SRMP 31 Takalar juga menegaskan bahwa proses penerimaan siswa dilakukan secara selektif agar program benar-benar tepat sasaran.
“Calon siswa wajib terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang berada pada desil 1 dan desil 2 atau kelompok ekonomi terbawah,” jelasnya.
Melalui Talkshow “Takalar Menyapa”, Diskominfo Kabupaten Takalar berharap masyarakat semakin memahami manfaat Program SR sebagai langkah konkret pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.
Program ini diharapkan mampu membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. (*)







