HIPMI Takalar Gandeng Koperasi Tebu “Cinta Damai Sejahtera” Dukung Swasembada Gula dan Bioetanol Nasional

Avatar of Gema Raya
IMG 20260602 201532
Pengurus DPC HIPMI Kab. Takalar bersama jajaran PTPN Kab. Takalar

Takalar, GEMARAYA – DPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Takalar memperkuat sinergi dengan Koperasi Gapoktan Tebu “Cinta Damai Sejahtera” dalam upaya mendorong penguatan petani tebu lokal sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada gula dan pengembangan bioetanol nasional.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan dan kemandirian energi sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Komoditas tebu tidak hanya berperan sebagai bahan baku industri gula, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam pengembangan bioetanol sebagai energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Ketua DPC HIPMI Kabupaten Takalar, Irwan Ola, mengatakan koperasi memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan petani, mulai dari akses pembinaan, teknologi budidaya, pengolahan hasil hingga pascapanen.

“Kami berharap koperasi petani tebu dapat menjadi wadah yang kuat dalam menjembatani kebutuhan petani, termasuk akses terhadap dukungan pengolahan dan pascapanen. Dengan kelembagaan yang kuat, petani akan semakin berdaya saing dan memperoleh nilai tambah yang lebih baik dari hasil usahanya,” ujar Irwan.

Menurutnya, keberhasilan pengembangan sektor tebu tidak dapat dibebankan kepada petani semata. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, dunia usaha, industri, dan pemerintah agar tercipta ekosistem pertanian yang sehat dan berkelanjutan.

Penguatan petani tebu juga sejalan dengan berbagai upaya yang terus didorong pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas komoditas strategis, termasuk tebu sebagai salah satu penopang industri gula nasional.

Di tingkat daerah, semangat tersebut sejalan dengan komitmen HIPMI Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman yang mendorong keterlibatan pengusaha muda dalam mendukung pembangunan sektor-sektor produktif berbasis potensi daerah, termasuk pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan.

Sementara itu, pengurus Koperasi Gapoktan Tebu “Cinta Damai Sejahtera”, Saparuddin Dg Talli, menyambut baik dukungan yang diberikan kepada petani tebu. Menurutnya, perhatian dari berbagai pihak menjadi modal penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.

“Kami berharap semakin banyak dukungan kepada petani tebu karena ini merupakan peluang besar untuk mengembangkan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, petani tebu dapat menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Kabupaten Takalar sendiri memiliki sejarah panjang dalam industri gula nasional melalui keberadaan Pabrik Gula Takalar yang telah menjadi salah satu penopang pengembangan komoditas tebu di Sulawesi Selatan sejak era 1980-an.

Dengan dukungan sumber daya lahan, pengalaman petani, serta keberadaan industri pengolahan gula, daerah ini dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi terhadap peningkatan produksi gula nasional.

Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian energi, kolaborasi antara petani, koperasi, dunia usaha, dan industri menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan.

Penguatan petani tebu hari ini bukan sekadar tentang meningkatkan produksi, tetapi juga membangun fondasi ekonomi pedesaan yang lebih kuat guna mendukung terwujudnya swasembada gula dan pengembangan bioetanol nasional di masa depan.