Takalar, GEMARAYA – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Takalar tahun 1447 Hijriah/2026 M dalam sebuah prosesi khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jumat (1/5/2026).
Momen pelepasan oleh Bupati Takalar ini berlangsung penuh haru, dihadiri keluarga jemaah, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah. Prosesi Khidmat Pelepasan Jemaah Haji oleh Bupati Takalar.
Bupati Takalar Pimpin Prosesi Khidmat Pelepasan Jemaah Haji
Sejak subuh, para calon jemaah haji telah memadati lokasi pelepasan di Jalan Jenderal Sudirman No. 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang. Tangis haru dan doa mengiringi langkah para jemaah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci.
Dalam prosesi tersebut, Bupati Takalar tampak mengenakan kemeja putih lengan pendek dipadukan dengan kopiah hitam. Ia didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Solihin.
Kehadiran Bupati Takalar secara langsung menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap keberangkatan para jemaah. Suasana semakin khidmat saat doa bersama dipanjatkan, memohon keselamatan dan kelancaran ibadah seluruh jemaah.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa. Ia mengingatkan bahwa perjalanan tersebut merupakan panggilan suci yang membutuhkan kesiapan menyeluruh, baik secara fisik maupun spiritual.
“Perjalanan haji ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin,” ujar Bupati Takalar di hadapan para jemaah.
Ia juga memberikan pesan penting terkait kondisi di Tanah Suci yang membutuhkan stamina dan kebersamaan antarsesama jemaah.
“Saya berpesan kepada seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, serta saling membantu satu sama lain selama berada di Tanah Suci,” tambah Bupati Takalar.
Pesan tersebut disambut penuh perhatian oleh para jemaah dan keluarga yang hadir. Banyak di antara mereka tampak terharu, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata saat prosesi berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Takalar tahun ini melepas sebanyak 72 jemaah haji yang tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 16, 33, 42, dan 43. Para jemaah ini akan bergabung dengan jemaah dari kabupaten lain, seperti Gowa dan Maros.
Dari total jumlah tersebut, sebanyak 69 jemaah hadir langsung dalam prosesi pelepasan bersama keluarga mereka. Sementara beberapa lainnya berhalangan hadir namun tetap dijadwalkan berangkat sesuai kloter masing-masing.
Bupati Takalar juga menyampaikan harapannya agar seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar tanpa hambatan berarti. Ia menegaskan bahwa doa seluruh masyarakat Takalar menyertai keberangkatan para tamu Allah tersebut.
“Kami semua mendoakan agar seluruh jemaah haji asal Takalar diberikan kemudahan, kelancaran dalam beribadah, dan kembali dengan predikat haji yang mabrur,” tutur Bupati Takalar.
Pelepasan ini menjadi salah satu agenda penting pemerintah daerah setiap tahunnya, sekaligus bentuk perhatian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah haji. Kehadiran langsung Bupati Takalar dalam prosesi ini mempertegas komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan moral dan spiritual kepada warganya.
Dengan iringan doa dan harapan, para jemaah haji asal Takalar pun bersiap memulai perjalanan suci mereka. Bupati Takalar menutup prosesi dengan harapan agar seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, selamat, dan membawa keberkahan bagi daerah.
Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga simbol kebersamaan dan kepedulian antara pemerintah dan masyarakat, yang terus terjaga dalam setiap langkah keberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Takalar. (*)







