AKHIRNYA! 12 Jam Petani Hilang di Takalar Ditemukan, Babinsa Tanpa Lelah Dampingi ke Puskesmas

Avatar of Gema Raya
AKHIRNYA! 10 Jam Petani Hilang di Takalar Ditemukan, Babinsa Tanpa Lelah Dampingi ke Puskesmas
Foto: SERDA Nasaruddin menemani Mesi Dg. Ngerang (Terbaring)

Takalar, GEMARAYA Kasus petani hilang di Takalar akhirnya berakhir lega. Mesi Dg. Ngerang, yang sebelumnya dilaporkan tidak kembali dari kebun, kini telah ditemukan dalam kondisi selamat oleh warga di sekitar area perkebunan miliknya, Kamis malam (1/5/2026).

Korban ditemukan berada di salah satu rumah kebun milik warga yang tidak jauh dari lokasi kebunnya, setelah dilakukan pencarian intensif sejak malam hingga dini hari.

Petani Hilang di Takalar Ditemukan di Rumah Kebun

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, korban ditemukan saat warga memperluas pencarian ke sejumlah rumah kebun di sekitar lokasi.

Saat ditemukan, kondisi korban dilaporkan selamat namun tampak kelelahan setelah berjam-jam berada di area kebun.

Peran Babinsa Desa Barugaya, SERDA Nasaruddin, menjadi salah satu kunci dalam proses pencarian ini. Ia diketahui telah berada di lokasi sejak menerima laporan dari warga.

“Saya langsung ke lokasi begitu dapat informasi, bersama warga kita lakukan pencarian,” ujarnya.

Babinsa tidak hanya mengoordinasikan warga, tetapi juga turun langsung menyisir area kebun hingga ke titik-titik yang sulit dijangkau.

Proses pencarian berlangsung dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut membuat medan menjadi licin dan menyulitkan pergerakan.

Babinsa bersama Kepala Dusun dan sejumlah warga bahkan sempat tertahan di area kebun karena hujan yang cukup deras.

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat untuk terus mencari hingga korban berhasil ditemukan.

Setelah hujan mulai reda, korban segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Babinsa SERDA Nasaruddin menyampaikan bahwa korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

“Setelah hujan reda, korban langsung kami bawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya ikut mendampingi korban hingga tiba di fasilitas kesehatan.

“Saya dampingi langsung sampai ke puskesmas,” tambahnya.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban tetap stabil setelah ditemukan.

Dedikasi Babinsa dalam peristiwa ini mendapat apresiasi dari warga. Kehadirannya sejak awal hingga proses evakuasi dinilai sangat membantu.

Peran aktif dan respons cepat yang ditunjukkan di lapangan menjadi bukti nyata pengabdian TNI di tengah masyarakat.

Sejumlah pihak bahkan menilai upaya tanpa lelah tersebut layak mendapat perhatian khusus dari pimpinan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja di wilayah binaannya.

Pihak keluarga Mesi Dg. Ngerang menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya korban dalam keadaan selamat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak, terutama Babinsa dan warga yang sudah membantu,” ujar keluarga.

Keluarga juga menyampaikan permintaan maaf atas kepanikan yang sempat terjadi.

“Kami mohon maaf kepada warga atas kejadian ini yang sempat membuat khawatir,” tambahnya.

Dengan ditemukannya korban dan telah mendapatkan penanganan medis, pencarian petani hilang di Takalar resmi dihentikan.

Peristiwa ini menjadi gambaran kuatnya solidaritas warga serta kehadiran aparat TNI yang sigap di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebun mulai kembali normal setelah sebelumnya diwarnai pencarian dramatis di tengah hujan deras.